Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

cara membedakan kabel phasa,netral dan ground

salam datang kembali di blog bocah tehnik pada kesempatan kali ini saya akan membantu menjelaskan tentang 3 istilah dasar dalam bidang kelistrikan bagi kalian masih pemula banget atau mungkin baru pertama kali nya terjun di dunia kelistrikan pasti akan bingung saat mendengar 3 istilah ini yaitu phasa, netral, dan groud 3 istilah ini sangat wajib kalian ketahui karena apabila kalian tidak paham dengan ketiga istilah tersebut kalian tidak akan pernah bisa untuk mempelajari seputar kelistrikan ketiga istilah ini adalah basic atau modal awal jika kalian memang sudah memiliki niat untuk mempelajari seputar kelistrikan dan elektronika 

Kabel phasa


nah berhubung admin  di sini lagi free alias tidak ada kegiatan sembari mengisi waktu luang saya akan membantu kalian agar bisa paham dengan 3 istilah tersebut, ok tanpa berlama-lama lagi saya akan menjelaskan nya satu persatu silahkan kalian simak dengan teliti agar tidak salah tangkap mengenai 3 hal yang saya berikan berikut ini

1 phasa 

phasa atau biasa di sebut dengan istilah api, kabel phasa ini mengandung tegangan listrik ketika kita test menggunakan alat bantu tespen dia akan terlihat menyala pada testpen, bila kalian menemukannya di instalasi 3 phasa kalian bisa membedakan kabel phasa nya menggunakan warna yaitu [ merah untuk phasa R (u) hitam untuk phasa S (v) kuning untuk phasa T (w) ]

2 netral

untuk yang kedua kita akan membahas kabel netral, kabel netral memiliki ciri-ciri yaitu tidak memiliki tegangan tidak seperti kabel phasa yang saya telah jelaskan tadi. jika kabel netral kita test menggunkan alat bantu yaitu testpen kabel ini tidak akan terlihat menyala pada testpen kalian, kabel netral ini adalah kabel yang bersumber dari PLN ( pembangkit listrik)

fungsi 

fungsi dari kabel netral yaitu sebagai jalur kembali aliran listrik ke sumbernya dan sebagai acuan tegangan 0 (nol) 

untuk pembangkit listrik netral ini berfungsi sebagai gruond. berbeda dengan instalasi rumah di karenakan pada pembangkit listrik adalah area yang terbuka yaitu dari nol ke phasa jadi dia membangkitkan listrik 

3 arde atau  ground

ok selanjutnya kita bahas mengenai istilah arde atau sering juga di sebut dengan sebutan gruond, ground ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut 

  1. tidak memiliki tegangan                                                                                                                              
  2. di  test menggunakan testpen tidak menyala                                                                                                
  3. bersumber dari tanah 

fungsi 

fungsi dari ground atau arde ini dia sebagai pengaman pada instalasi listrik di rumah dan ground ini juga berfunsi sebagai pengaman untuk berbagai macam alat elektronik di rumah, jadi sebanarnya ground atau arde ini sangat lah penting. bisa kalian bayangkan apabila di rumah kalian terjadi konsleting listrik dan di rumah kalian tidak di pasang ground, maka kemungkinan untuk terjadi kebakaran sangatlah tinggi..

fungsi lain dari ground juga berfungsi sebagai pengaman induksi listrik, pengaman dari tegangan sentuh di body panel dan perangkat elektronik

nah sekarang saya akan membantu menjelaskan perbedaan antara netral dan ground atau arde karena kalo kalian perhatikan pada ciri-ciri netral dan ground memiliki kesamaan lalu apa yang dapat membedakan antara kedua kabel tersebut perhatikan penjelasan berikut

nol (phasa)

  1. berasal dari pembangkit listrik (PLN)
  2. tempat kembalinya arus listrik ke trafo

arde / ground

  1. berasal dari tanah
  2. tempat pembuangan kebocoran arus listrik

nah sekarang kalian sudah pahamkan apa yang di maksud dari ketiga istilah yaitu kabel phasa, kabel netral dan juga kabel gruond, jika kalian belum paham silahkan kalian baca kembali artikel saya ini sampai kalian benar-benar memahami nya..